Tanggapan Elise Mertens Usai Tundukkan Cori Gauff Di China Open
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Belgia, Elise Mertens menundukkan petenis AS, Coco Gauff dengan 6-3, 6-3 di babak keempat China Open, Beijing musim 2026.
Petenis berusia 30 tahun memasuki lapangan sebagai kuda hitam melawan petenis unggulan ketiga yang telah memenangkan lima pertemuan pertama mereka di turnamen WTA. Tetapi itu bukanlah petenis AS yang biasa kita lihat. Ia kesulitan secara fisik sepanjang pertandingan dan petenis berkebangsaan Belgia memanfaatkan hal tersebut demi meraih kemenangan pertama dalam kariernya atas petenis peringkat 4 dunia.
Petenis berusia 30 tahun merasa senang dengan kemenangan tersebut yang membawanya melaju ke perempatfinal China Open untuk kali pertama dalam kariernya berkat kemenangan dua set langsung atas Gauff yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam. Ia juga berbagi pandangannya mengenai petenis AS saat diwawancarai di lapangan.
“Maksud saya, ia tentu saja petenis yang luar biasa, saya tahu pertandingan ini akan sangat berat, tetapi saya punya motivasi tersendiri karena pelatih sekaligus kekasih saya berulang tahun besok. Jadi, kemenangan ini saya persembahkan untuknya dan untuk segala usaha yang telah kami lakukan bersama,” ujar Mertens.
“Pertama-tama, terima kasih kepada semuanya yang telah hadir. Suasananya luar biasa, senang rasanya bisa kembali ke Beijing, dan tentu saja, saya sangat senang dengan kemenangan hari ini. Suasananya sungguh luar biasa, melihat begitu banyak orang datang untuk menonton selalu memberikan perasaan yang menyenangkan, dan ada energi positif saat berada di sini.”
Ia kemudian ditanya mengenai harapannya menjelang pertandingan tersebut, mengingat ia sempat kesulitan saat bertanding di Beijing dan saat menghadapi Gauff di masa lalu.
“Tentu saja, terkait harapan bagi diri sendiri, saya sebenarnya tidak tahu apa yang bisa diharapkan. Saya tahu ia pernah menjuarai turnamen ini sebelumnya, saya sendiri belum pernah mencapai perempatfinal di sini, tetapi saya menyukai Beijing,” lanjut Gauff.
Petenis unggulan ketiga menjuarai China Open musim 2024 dan belum pernah kalah sebelum semifinal hingga akhirnya takluk di tangan petenis unggulan ke-13. Petenis berkebangsa Belgia tampil jauh lebih unggul dan menyuguhkan performa servis yang luar biasa di Beijing.
Sementara Gauff bertolak ke Wuhan, Mertens akan beristirahat menjelang perempatfinal melawan petenis unggulan kedelapan, Iga Swiatek. Sama seperti petenis AS, petenis berkebangsaan Polandia merupakan mantan juara di Beijing setelah ia mengangkat trofi kemenangan pada musim 2023.
Artikel Tag: elise mertens, china open, iga swiatek, cori gauff
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tenis/tanggapan-elise-mertens-usai-tundukkan-cori-gauff-di-beijing










