Brandon Figueroa Kehilangan Gelar WBA Usai Gagal Penuhi Batas Berat Badan

beritautama.info –

Brandon Figueroa kehilangan gelar juara dunia kelas bulu Asosiasi Tinju Dunia (WBA) sebelum naik ring setelah gagal memenuhi batas berat badan untuk pertarungan melawan Tomoki Kameda.

Figueroa mencatat berat 127,4 pon atau 1,4 pon di atas batas kelas bulu sebesar 126 pon dalam penimbangan resmi pada Jumat (16/10).

Petinju asal Weslaco, Texas, Amerika Serikat, itu kemudian menjalani penimbangan kedua, tetapi masih mencatat berat 126,8 pon sehingga tetap gagal memenuhi ketentuan.

Sebaliknya, Kameda berhasil memenuhi batas berat dengan catatan 125,4 pon.

Petinju asal Osaka, Jepang, tersebut masih berhak merebut gelar WBA dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu.

Namun, apabila Brandon Figueroa memenangi pertandingan, gelar tersebut akan dinyatakan lowong karena status juara WBA miliknya telah dicabut akibat kegagalan timbang badan.

Perwakilan kedua petinju masih bernegosiasi mengenai besaran denda yang harus dibayarkan Figueroa atas kegagalannya memenuhi batas berat.

Meski demikian, pertarungan keduanya diperkirakan tetap berlangsung sesuai jadwal.

Duel Figueroa melawan Kameda dijadwalkan menjadi partai tambahan utama dalam rangkaian pertandingan yang dipimpin oleh duel Sebastian Fundora melawan Ermal Hadribeaj.

Fundora akan mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah junior atau 154 pon versi Dewan Tinju Dunia (WBC).

Rangkaian pertandingan tersebut dimulai pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 05.00 WIB pada Minggu (18/10).

Ajang itu akan disiarkan melalui layanan streaming DAZN secara global, sedangkan penonton di Amerika Serikat dapat menyaksikannya melalui TNT dan truTV.

Figueroa, yang menempati peringkat keempat kelas bulu versi The Ring, merebut gelar juara dunia tersebut setelah menghentikan Nick Ball pada ronde ke-12 dalam pertarungan di Liverpool, Inggris, pada 7 Februari.

Petinju berusia 29 tahun itu menjatuhkan Ball dua kali pada ronde terakhir untuk merebut gelar juara dunia kelas bulu bagi kedua kalinya.

Sementara itu, Kameda akan menjalani upaya keduanya untuk merebut gelar juara dunia kelas bulu.

Petinju berusia 35 tahun tersebut sebelumnya kalah melalui keputusan mayoritas juri dari juara kelas bulu Federasi Tinju Internasional (IBF), Angelo Leo, pada Mei 2025.

Kameda pernah memegang gelar juara dunia kelas bantam versi Organisasi Tinju Dunia (WBO) pada 2013 hingga 2015. Ia kehilangan gelar itu setelah kalah angka mutlak dari Jamie McDonnell pada Mei 2015.

Menariknya, Brandon Figueroa menjalani debut profesionalnya pada pertandingan yang sama dengan mengalahkan Hector Gutierrez melalui keputusan mutlak juri dalam duel empat ronde.

Artikel Tag: jamie mcdonnell, brandon figueroa

Published by beritautama.info at https://beritautama.info/tinju/brandon-figueroa-kehilangan-gelar-wba-usai-gagal-penuhi-batas-berat-badan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *