Enzo Le Fee Sempat Gugup Sebelum Jadi Pahlawan Sunderland di Liga Europa
Berita Liga Europa: Gelandang asal Prancis, Enzo Le Fee, secara terbuka mengakui bahwa dirinya sempat merasa gugup sebelum melangkah untuk mengeksekusi penalti penentu kemenangan Sunderland. Gol tunggal yang dilesakkannya memastikan hasil manis bagi The Black Cats saat menundukkan AZ Alkmaar dengan skor 1-0 pada laga pembuka Liga Europa di Stadium of Light, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa sangat bersejarah bagi publik tuan rumah karena menandai kembalinya Sunderland ke panggung sepak bola Eropa untuk pertama kalinya sejak 7 November 1973. Di sisi lain, kekalahan tersebut makin memperpanjang rekor buruk wakil asal Belanda yang kini gagal meraih kemenangan dalam sembilan laga tandang terakhir mereka di kompetisi tersebut.
Saat kedudukan masih sama kuat tanpa gol, tekel ceroboh pemain lawan, Weslley Patati, di dalam kotak terlarang terhadap Enzo Le Fee membuahkan hadiah penalti bagi tim tuan rumah. Pemain berusia 26 tahun tersebut maju sebagai algojo dan tanpa cela menaklukkan kiper Jari De Busser dari titik putih.
Eksekusi dingin ini menjadi bentuk respons yang sangat positif dari sang gelandang. Pasalnya, mantan pemain Lorient tersebut sempat mengalami masa sulit usai gagal mengeksekusi penalti krusial saat Sunderland dikalahkan Arsenal di ajang Premier League selang empat hari sebelumnya.
“Itu momen spesial, seperti setiap penalti pada umumnya. Saya pernah mengalami situasi serupa tahun lalu ketika saya gagal mengeksekusi penalti dan kemudian mendapat kesempatan untuk merespons pada pertandingan berikutnya, jadi situasinya mirip,” ujar Le Fee saat berbicara kepada awak media di mixed zone.
Le Fee juga membeberkan beban mental yang sempat dirasakannya menyusul hasil mengecewakan di ajang domestik pekan lalu. “Jujur saja, itu adalah momen yang sulit bagi saya setelah kegagalan penalti melawan Arsenal karena kami bisa saja memenangkan pertandingan jika saya mencetak gol. Kami tampil sangat bagus di laga itu, dan saya hanya ingin meresponsnya dengan cepat,” lanjutnya.
Meskipun sempat dihinggapi rasa cemas di atas lapangan, kepercayaan penuh dari rekan-rekan setimnya menjadi kunci utama yang membantunya mengeksekusi bola dengan sempurna.
“Saya mendapat kesempatan untuk mengambil penalti lagi dan saya bisa merasakan bahwa seluruh rekan setim percaya pada saya untuk mencetak gol. Saya sedikit gugup, tetapi saya percaya diri, jadi saya sangat bahagia,” pungkas Le Fee.
Artikel Tag: liga europa, sunderland, az alkmaar, enzo le fee
Published by beritautama.info at https://beritautama.info/bola/enzo-le-fee-sempat-gugup-sebelum-jadi-pahlawan-sunderland-di-liga-europa










